ZERO DEFECT PADA PRODUKSI KANTONG KRAFT MELALUI METODE POKA YOKE DI PT. INDUSTRI KEMASAN SEMEN GRESIK

  • Dewinda Ramadhani Putri
  • Wiwik Handayani
Keywords: Poka yoke, brainstorming, six sigma, zero deffect

Abstract

Kunci utama perusahaan dapat bertahan dan bersaing pada era MEA adalah dengan berfokus pada kualitas, baik kualitas produk maupun kualitas dalam proses produksinya. Perbaikan kualitas menjadi perhatian utama bagi perusahaan. Perbaikan kualitas membuat produk cacat (defect) dapat ditekan seminimal mungkin hingga mencapai produk cacat nol (zero defect). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dari produk kantong kraft, menganalisis jenis kecacatan produk dan kecacatan pada proses produksinya, kecacatan produk prioritas, akar penyebab kecacatan, dan pemberian usulan perbaikannya di PT. IKSG. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara langsung bersama informan- informan terkait dan menggunakan data sekunder berupa data produksi dan data cacat kantong Kraft PT. IKSG pada bulan Juli-Desember 2017. Informan didalam penelitian ini terdiri dari Kasi Produksi II, Karu Operator Mesin, Karu Litbang, Karu Produk Jadi, dan Regu Pemeliharaan. Penelitian ini dianalisis menggunakan diagram pareto, diagram tulang ikan, dan teknik brainstorming. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa: (1) kualitas produk kantong kraft tergolong baik, (2) cacat terbanyak terdapat pada kelompok cacat A1, yaitu mblinded dan valve miring, (3) manusia merupakan faktor penyebab cacat terbanyak, (4) solusi perbaikan yang dapat diterapkan adalah mengaplikasikan ketiga fungsi dari metode poka yoke, yaituwarning, control, dan shut down, serta penambahan operator mesin.

References

Arnas, E.R, de Sousa Jabbour, A.B.L., & Saltorato, P. (2013). Relationships Between Operations Strategy and Lean Manufacturing: An Exploratory Study. African Journal of Business Management, 7(5), 344-353.
Assauri, Sofjan. (2016). Manajemen Operasi Produksi. Jakarta: PT .Raja Grafido Persada.
Dudek-Burlikowska, M & Szewieczek, D. (2009). The Poka-Yoke Method as an Improving Quality Tool of Operations in The Process. Journal of Achievements in Materials and Manufacturing Engineering, 36(1), 95-102.
Gaspersz, Vincent & Fontana, A. (2011). Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence. Bogor: Vinchristo Publication.
Gaspersz, Vincent. (2007). Lean Six Sigma for Manufacturing and Service Industries, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Haming, Murdifin dan Mahfud Nurnajamuddin. (2014). Manajemen Produksi Modern, Manufaktur dan Jasa. Bumi Aksara. Operasi Jakarta:
Heizer, Jay & Barry Rander. (2015). Manajemen Operasi: Manajemen Keberlangsungan dan Pasokan (Edisi 11). Salemba Empat. Rantai Jakarta:
Khoirunnisa & Gerry Ganika. (2016). Analisis Kecacatan Produk Sebagai Upaya Perbaikan Kualitas Menuju Zero Defect (Studi pada Produk Pipa Spiral ASTM A252 Produksi PT. KHI Pipe Indisties Cilegon, Banten). Jurnal Manajemen dan Bisnis, 9(1), 121-136.
Khrisnan, Chinmaya. (2015). Zero Defect Management - A Study on The Relevance In Modern Days. International Research Journal of Engineering and Technology (IRJET), 2(5), 578-582.
Kumar, Rajan et al,. (2016). Poka-Yoke Technique, Methodology, & Design. Indian Journal of Engineering, 13(33), 362-370.
Moleong, Lexy J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Zulian, Yamit. (2013). Manajemen Kualitas Produk & Jasa. Yogyakarta: Ekonisia.
Published
2019-07-31
Section
Articles