ANALISIS KESEHATAN BANK DAN POTENSI FINANCIAL DISTRESS MENGGUNAKAN METODE RGEC PADA BANK BTPN SYARIAH TAHUN 2014-2018

  • Helmina Ardyanfitri
  • Muhammad Iqbal Surya Pratikto
  • Enha Arini Khusnul Faizah
Keywords: Kesehatan bank, financial distress, metode RGEC, bank, syariah

Abstract

Sistem operasional perbankan di Indonesia sendiri terdiri dari dua macam sistem salah satunya adalah sistem operasional Bank Syariah dimana kegiatan operasional yang dijalankan dapat terjadi berbagai macam resiko yang akan berpengaruh terhadap tingkat kesehatan bank sehingga dibutuhkan analisis kesehatan bank untuk digunakan para stakeholder dalam mengambil suatu keputusan. BTPN Syariah adalah anak perusahaan BTPN yang menjadi bank Syariah ke 12 di Indonesia dan sebagai pilihan strategis bagi masyarakat pra sejahtera ketimbang perbankan syariah lainnya Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kesehatan dan potensi financial distress pada Bank BTPN Syariah menggunakan metode RGEC periode 2014-2018. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan metode RGEC dalam menganalisis laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesehatan Bank BTPN Syariah dari tahun 2014-2018 dinyatakan sangat sehat dan tidak berpotensi mengalami financial distress. Dengan begitu bank BTPN Syariah menunjukkan mampu berkinerja dengan sangat baik dalam menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.

References

Agustina, R. (2017). Penilaian Tingkat Kesehatan Perbankan Syariah Di Indonesia Dengan Metode RGEC. Al-Urban: Jurnal Ekonomi Syariah dan Filantropi Islam, 1(1).
Al-Baihaqy, M.H. (2017). Tingkat Kesehatab Bank dan Laba Bank Umum Syariah. Jurnal Ilmu Akuntansi, 10(1).
Christian, F.J., Dkk. (2017). Analisa Kesehatan Bank dengan Menggunakan Metode RGEC pada Bank BRI dan Mandiri Periode
2012-2015. Jurnal EMBA, 5(2). Dewi, I. A.S.K dan Made R.C. (2018). Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Metode RGEC PT. Bank Tabungan Negara (Persero), TBK Periode 2014-2016. E-Journal Manajemen
Unud, 7(3).
Fitriana, N., Dkk. (2015). Tingkat
Kesehatan Bank BUMN Syariah dengan Bank BUMN Konvensional; Metode RGEC. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 17(2).
Hafidhin, R., dkk. (2018). Analisis Tingkat Kesehatan Bank Dengan Menggunakan Metode Risk Profil, Earning, and Capital (Studi pada PT. Bank Mandiri Syariah, TBK, Perode 2013-2016). Jurnal Administrasi Bisnis, 57(2).
Hasbi, H. (2005). Sistem Penilaian Tingkan Kesehatan Bank Syriah”, Jurnal Bisnis, Manajemen dan Ekonomi, 6(4).
Kasmir, (2012). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Marlyna, D dan Mohan A.W. (2018). Analisa Tingkat Kesehatan Bank Syariah, 1(1).
Pratikto, Dkk. (2019). Analisis Tingkat Kesehatan Dan Potensi Financial Distreess Dengan Metode RGEC Pada BNI Syariah Tahun 2014- 2018. Journal Of Islamic Economics And Business, 9(1).
Rahmaniah, M dan Hendro W. (2015). Analisis Potensi Terjadinya Financial Distress pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(1).
Santoso, B., Dkk. (2006). Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Salemba Empat.
Sukirno, Dkk. (2014). Prediksi Financial Distress pada Koperasi di
Kabupaten Pemalang. Jurnal
Akuntansi & Auditing, 10(2). Sumadi, G. (2018). Analisis Tingkat Kesehatab Bank Pembangunan Daerah Sumatra Selatan Bangka Belitung Menggunakan Metod
Surat
CAMEL. I-Finance, 4(1).
Edaran Bank Indonesia No.
13/24/DPNP Perihal Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: Bank Indonesia.
Surat Edaran Bank Indonesia No. 15/15/ DPNP Perihal Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: Bank Indonesia.
Umam, K. (2013) Manajemen Perbankan Syariah. Bandung: Pustaka Setia.
Usman, R. (2012). Aspek Hukum Perbankan Syariah di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Utami, S.T. (2015). Perbandingan Analisis Camels dan Rgec dalam Menilai Tingkat Kesehatan Bank pada Unit Usaha Syariah Milik Pmerintah. Yogyakarta: Skripsi-Universitas Negeri Yogyakarta
www.btpnsyariah.com www.bi.go.id
Published
2019-12-31
Section
Articles